| |
|
|
Depan |
Berita |
Program |
Galeri |
Publikasi |
Hubungi Kami |
|
Choose Language
:
 |
|
Catatan Akhir Tahun 2009 (formas).......silakan
unduh di Download Area
 |
|
KEMBALIKAN TANAH KAMI!!!!!!
Ribuan warga Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo dan
perbatasan Kecamatan Kedawung, Kamis (19/11) menggelar demo
di Gedung DPRD Sragen. Mereka menuntut pengembalian tanah
mereka yang kini dikelola PTPN IX Kerjoarum. Massa
dari delapan dukuh yang mengatasnamakan diri Forum Peduli
Kebenaran dan Keadilan Sambirejo (FKPPS)
.........Selengkapnya di Berita |
|
|
Forum
Warga SOMPIS Turun ke Jalan
500 orang yang tergabung
dalam forum warga SOMPIS (Solidaritas Masyarakat Pinggiran
Surakarta), senin 22 Fenruari 2010 turun ke jalan menolak
berbagai kebijakan dari Pemkot Surakarta yang memarginalkan
masyarakat. selengkapnya di
Berita.....
|
Sompis usul lokalisasi PSK dibuka
lagi
Solo (Espos)–Solo (Espos)--Solidaritas
masyarakat pinggiran Surakarta (Sompis) mengusulkan dibukanya
kembali lokalisasi bagi aktivitas para pekerja seks komersil (PSK).
Usulan tersebut menjadi salah satu hal yang mencuat saat Sompis
beraudiensi dengan para wakil rakyat di ruang kepanitiaan DPRD Solo,
Selasa (2/2).
Sompis menilai usulan tersebut sebagai upaya kontrol atas merebaknya
virus HIV/AIDS di Kota Bengawan. Salah satu perwakilan Sompis, dari
unsur perparkiran, Deni F, mengungkapkan, lokalisasi dapat
mengontrol penyebaran penyakit HIV/AIDS.......selengkapnya
|
Sompis tolak relokasi PKL Jl Radjiman
Solo (Espos)–Rencana Pemkot
Solo melakukan penataan PKL sebanyak 59 unit di Jalan Radjiman
Laweyan menuai kecaman. Solidaritas Masyarakat Pinggiran Surakarta (Sompis)
menilai, rencana Pemkot yang merelokasi para PKL ke pasar-pasar
terkesan arogan dan mengabaikan proses dialog dengan PKL.
“Kami menyatakan menolak rencana relokasi ke pasar-pasar formal,
karena akan membunuh mata pencaharian PKL,” tegas Dewan Presidium
Sompis, Muhammad Mukti kepada Espos, Kamis (11/12)......selengkapnya
|
A R T I K E
L dan O P I N I
“Agen
Neo-Liberalisme VS Ekonomi Kerakyatan”
“apa yang ditawarkan kaum Kanan adalah mengubah dunia menjadi sebuah mal
besar dimana mereka dapat membeli kaum Indian di sini, perempuan di sana”
Sub Comandate Marcos dalam
Encuentro Intercontinental por la Humanidad y contra el Neo-liberalismo
pada Agustus 1996 di Chiapas (Oleh : Kelik Ismunanto)....selengkapnya
silakan unduh di Download
“Membangun
Tradisi Oposisi”
Meskipun rangkaian acara tersebut masih menyisakan berbagai persoalan yang
hingga kini masih ditangani Mahkamah Konstitusi, namun terlepas dari itu
semua, bisa kita katakan bahwa Pemilu tersebut berjalan dalam koridor yang
diamanatkan demokrasi.
Ketidakpuasan para kontestan masih dalam koridor-koridor yang disediakan
oleh mekanisme demokratik lewat pengadilan. Ketidakhadiran Mega-Pro....(Oleh
: Kelik Ismunanto...staff IRC-KOMPIP..artikel ini dimuat di harian SOLOPOS ,
8 Agustus 2009...silakan menuju tautan ...Artikel
| |
KOMPIP : DPRD harus dewasa
Solopos, (26/10/2009)
Konsorsium Monitoring dan Pemberdayaan Institusi
Publik (Kompip) Boyolali mendesak agar anggota DPRD bisa bersikap dewasa.
Mereka harus mengedepankan kepentingan masyarakat dibandingkan
kepentingan politik dalam menyikapi polemik yang terjadi. Perbedaan arah
politik dan pandangan antar kelompok di legislatif harus dianggap
sebagai hal yang wajar dan justru merupakan bentuk keseimbangan peran
dan fungsi.
...selengkapnya
di Berita
|
Ajang Demokrasi
Pada hari Raya Idul fitri 1430 H ini acara "open house" yang dilakukan Para Kepala Daerah berlangsung meriah....
Namun,lebih meriah lagi bila setelah "open house" langsung "open mind" terhadap nasib masyarakat miskin, ya pak..ibu...
|
Berita
|
|
MAP OF THE SPREAD OF SOMPIS
PARTICIPANT |
|
 |
|
|
|
|
|